ASUS VivoBook Flip TP410 yang Menggoda. Ganti Laptop Lagi Gak Ya?


ASUS VivoBook Flip TP410
Beberapa waktu lalu, saya melemparkan sebuah polling di twitter mengenai pembelian produk dengan sebuah pertanyaan :

“Dalam membeli produk, kalian termasuk yang mana?”
A.    Setia pada satu merk & gak pernah ganti
B.     Merk apapun asal harga murah atau lagi discount

Saya memang tidak menyebutkan untuk kebutuhan produk apa. Yang jelas saya hanya ingin tahu secara umum mereka biasanya menyikapi hal tersebut seperti apa. Dari 36 voters, ada 61% memilih jawaban A, sementara sisanya sebanyak 39% menjawab B. Itu artinya, mayoritas orang kita masih mempertimbangkan merk yang sudah mereka yakini baik kualitasnya dibandingkan harga murah dengan merk yang tidak biasa mereka pakai (*meski hasil polling ini tidak sepenuhnya bisa jadi patokan).

Saya sendiri memang tidak saklek masuk salah satu dari dua kategori tersebut. Untuk beberapa kebutuhan, saya memilih untuk opsi B, yakni merk apapun asal harga lebih murah atau mendapat discount. Opsi ini biasanya saya terapkan untuk kebutuhan produk yang tidak terlalu penting bagi saya, misalnya beli pakaian atau kebutuhan rumah tangga seperti sabun, shampoo, dll. Sementara untuk kebutuhan primer yang cukup penting, tentu saya memilih opsi A, yakni setia pada satu merk dan berusaha untuk tidak tergoda dengan merk lain meski sedang ada discount. Opsi ini biasanya saya terapkan saat membeli barang elektronik seperti HP atau laptop.

HP maupun laptop memang sudah menjadi bagian penting dalam hidup saya. Bahkan pundi-pundi rupiah hanya bisa saya hasilkan jika ada dua perangkat ini, sehingga sudah pasti saya sangat berhati-hati dalam menentukan merk dan tipe apa yang akan saya beli. Untuk kebutuhan laptop, sejak tahun 2013 saya masih setia menggunakan merk ASUS. Di postingan ini "ASUS X555QA, Laptop Pilihan Saya untuk Berkarya!" saya pernah menceritakan netbook ASUS yang masih saya pakai bertahun-tahun (bahkan sampai sekarang terkadang masih saya gunakan). Namun karena dituntut akan kebutuhan, tahun ini mau tak mau harus ganti laptop untuk menunjang pekerjaan saya. Seperti yang sudah saya ceritakan di postingan tersebut, dari ASUS X200MA saya memutuskan untuk membeli laptop yang masih dari merk ASUS yakni seri X555Q. Sudah saya jelaskan pula spek dan alasannya di sana. Yang jelas, saya tetap memilih merk ASUS karena saya paham betul daya tahannya, seperti ASUS X200MA yang sudah saya pakai sekitar lima tahun belakangan ini.


ASUS X555QA
ASUS X555Q

Maka di postingan kali ini, saya akan sedikit memberikan review tentang ASUS X555Q yang sudah saya pakai sejak beberapa bulan terakhir menggantikan ASUS X200MA. Saya tidak akan banyak membahas speknya terlalu detail, karena sudah saya tulis di postingan sebelumnya, tetapi saya akan menjabarkan kelebihan dan kekurangan laptop ini dari sudut pandang saya sebagai pengguna yang awam khususnya tentang apa yang sudah saya dapatkan.

ASUS X555Q
ASUS X555Q

Kelebihan ASUS X555Q :
  1. Memiliki kapasitas RAM 4GB dan HDD 1TB. Dengan RAM sebesar itu sangat membantu saya saat menjalankan banyak software seperti editing video, editing foto, dll dalam waktu bersamaan tanpa takut lemot. Sementara HDD 1TB bisa menyimpan file, terutama video-video liputan saya yang cukup besar. 
  2. Diperkuat dengan prosesor AMD 10-9620p yang memiliki empat inti prosesor (quad core) dan rafis berbasis Radeon R5. Singkatnya prosesor ini sangat mendukung akan kebutuhan multimedia saya.
  3. Layar 15.6 inci. Sebenarnya ini bisa menjadi kelebihan dan kekurangan buat saya. Saya diuntungkan dengan layar yang lebar ini karena bisa mengedit video dengan tampilan yang cukup jelas dan tajam. Pun saat menonton video, mengetik naskah, dll.
  4. Sudah mengadopsi system operasi windows 10, sehingga sudah tak perlu lagi melakukan instalasi. Sangat diuntungkan karena sudah tak perlu lagi menggunakan sistem operasi lain apalagi windows bajakan. Ehehe
  5. Seperti keyboard pada PC, keyboard pada laptop ini memiliki tombol angka di sebelah kanan. Sehingga sangat nyaman saat digunakan mengetik angka.
  6. Harga yang cukup terjangkau. Hanya selang beberapa minggu dari saya posting mengiginkan laptop seri ini, saya bisa segera mewujudkannya karena harganya yang cukup terjangkau, yakni kisaran 6 jutaan saja. 
Kekurangan ASUS X555Q :
  1. Meski sudah dilengkapi dengan baterai Li-Polimer yang menawarkan keawetan 2,5 kali lebih baik dari baterai Li-Ion biasa, saya pribadi masih merasa kurang dengan kapasitas baterainya yang hanya bisa nyala sampai 3 jam saja.
  2. Tidak cocok untuk mobile. Seperti yang sudah saya katakana sebelumnya, dengan layar 15.6 inci selain diuntungkan saya juga merasa ini salah satu kekurangan. Sebab dengan ukuran yang besar dan berat saya jadi sulit membawanya bepergian.  

Secara keseluruhan, saya tidak kecewa dengan performa laptop ASUS X555Q ini. Saya hanya merasa daya nyalanya yang kurang panjang dan sedikit repot saat dibawa ke mana-mana karena ukurannya yang besar. Padahal, dengan pekerjaan saya yang terkadang berpindah tempat, mengharuskan saya membawa perangkat kemanapun saya pergi.

ASUS VivoBook Flip TP410

Setelah saya pikir-pikir, sepertinya saya membutuhkan laptop lain yang mendukung kebutuhan saya saat mobile. Beruntungnya, ASUS selalu memiliki inovasi baru demi memenuhi kebutuhan pelanggannya. Seperti salah satu seri laptopnya yang menarik perhatian, yakni ASUS VivoBook Flip TP410. Dari bentuknya saja sudah terlihat berbeda dari seri lainnya, karena laptop ini memang memiliki layar yang bisa dilipat hingga 360o . Keren bukan? 

ASUS Vivobook Flip TP410
ASUS Vivobook Flip TP410
Bukan itu saja, banyak alasan kenapa saya menginginkan laptop ini sebagai pengganti. Yang pertama, kita bisa lihat dari keunikan bentuknya. Laptop ini memiliki ukuran body sebesar 13 inci, tetapi memiliki bentang layar atau display 14 inci. Bobotnya pun hanya 1.6 kg dengan ketebalan 1.92 cm. Termasuk kategori ringan dan tipis untuk ukuran laptop 14 inci. Hal ini yang membuat ASUS VivoBook Flip TP410 sangat menunjang kebutuhan mobile. Apalagi ia dilengkapi dengan fitur NanoEdge Display di mana dengan layar ukuran 14 inci tersebut laptop ini memiliki tampilan ultra-tipis yang memaksimalkan ukuran layar dan meminimalkan ukuran body. 

ASUS VivoBook Flip TP410
ASUS VivoBook Flip TP410

Nah untuk faktor keamanan menjadi di alasan berikutnya. Yakni dengan adanya fingerprint sensor sehingga mendukung adanya fitur windows hello yang biasanya hanya ada di laptop kelas atas. Dengan adanya fitur ini, pengguna bisa sign-in ke windows 10 yang sudah terinstalasi hanya dengan sentuhan jari. Canggih bukan?


Dan yang terakhir, karena laptop ini bisa dilipat hingga 360o maka terdapat empat mode menyesuaikan penggunaannya, yakni media stand, powerful laptop, responsive tablet, dan share viewer.  

 
ASUS Vivobook Flip TP410
ASUS Vivobook Flip TP410

Jadi, gimana saya gak ingin ganti laptop lagi coba kalau begini? Untuk spesifikasi detail mengenai ASUS VivoBook Flip TP410 ini bisa kalian baca di sini atau bisa juga lihat video reviewnya di sini : 

 

Yang jelas, menurut saya ASUS VivoBook Flip TP410 ini seri yang sangat menggoda. Tampilannya yang elegan dan modern membuat siapapun yang menggunakannya tampak semakin keren. Dan yang terpenting adalah dengan ukuran 14 inci laptop ini didesain tipis dan sangat ringan, sehingga sangat pas untuk  mobile. Yang seperti ini kalau bukan ASUS, siapa lagi?


ASUS Laptopku - Blogging Competition
ASUS Laptopku - Blogging Competition

*ASUS Laptopku Blogging Competition by uniekkaswarganti.com.


Previous PostOlder Post Home

9 comments

  1. wah SNSV idolaku. eh asus maksudnya.
    dari 2012 sampe sekarang gak ganti laptop padahal dulu udah pernah dijejelin program-program berat. :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eduuuun 2012. Mantap soul laptopmu, tahan ya lama2 sm km. Beda sm dia. *eh piye sih* wkwkwkwk

      Delete
  2. kudu ganti aji sama laptop yang baru.. biar makin kece..

    ReplyDelete
  3. setelah ganti bini tablet rasanya kini pengen ke laptop lagi hahaha mungkin karena lebih leluasa instal program

    lalu cari laptop rasa tablet kaya janda rasa perawan *eeh

    ReplyDelete
  4. Kalo aku sih gak terlalu paham soal daleman laptop, makanya biasa nanya temen atau kakak yang lebih paham. Hehehe.
    Kayaknya asus yang sekarang aku pakekudu diganti dengan asus terbaru ini deh biar kekinian :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama kok, aku pun kalo mo ganti suka nanya ke tmn dl. wkwkwk

      Delete
  5. Ebret, terima kasih ya sudah berpartisipasi dalam ASUS Laptopku Blogging Competition. Good luck.

    ReplyDelete