Belanja merupakan sebuah kegiatan yang tidak semua orang suka. Rata-rata aktivitas ini hanya digemari oleh kaum hawa saja. Meski demikian, sebenarnya hal ini tidak bisa digeneralisir karena ada pula pria yang tidak memiliki masalah dengan aktivitas berbelanja. Saya misalnya. Walaupun tidak se “addict” para wanita, tetapi bagi saya berbelanja tidak hanya sekedar aktivitas jual beli saja. Berbelanja juga bisa menjadi semacam terapi untuk menghilangkan stres dan membuat hati merasa lebih bahagia. 

Transmart Solo Pabelan
Transmart Solo Pabelan
Saya masih ingat betul bagaimana kemeriahan opening ASIAN Games 2018 lalu. Bahkan euforia masyarakat Indonesia dan negara asia lainnya selama pertandingan berlangsung masih bisa dirasakan hingga sekarang. Buktinya, cobalah mendengarkan lagu Meraih Bintang dari Via Vallen. Secara otomatis ingatan kita seakan dibawa ke saat di mana pesta olahraga terbesar seAsia tersebut digelar. 
 
Opening O2SN 2018
Opening O2SN 2018

ASUS VivoBook Flip TP410
Beberapa waktu lalu, saya melemparkan sebuah polling di twitter mengenai pembelian produk dengan sebuah pertanyaan :

“Dalam membeli produk, kalian termasuk yang mana?”
A.    Setia pada satu merk & gak pernah ganti
B.     Merk apapun asal harga murah atau lagi discount

Saya memang tidak menyebutkan untuk kebutuhan produk apa. Yang jelas saya hanya ingin tahu secara umum mereka biasanya menyikapi hal tersebut seperti apa. Dari 36 voters, ada 61% memilih jawaban A, sementara sisanya sebanyak 39% menjawab B. Itu artinya, mayoritas orang kita masih mempertimbangkan merk yang sudah mereka yakini baik kualitasnya dibandingkan harga murah dengan merk yang tidak biasa mereka pakai (*meski hasil polling ini tidak sepenuhnya bisa jadi patokan).
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home